Aremania Interospeksi Diri  

Posted by WELCOME TO INFO MALANG

MALANG - Empat hari lagi tepat satu tahun kerusuhan Stadion Brawijaya, Kediri, yang melibatkan Aremania. Akibat kerusuhan pada babak delapan besar saat melawan Persiwa Wamena pada 16 Januari 2008 itu, Aremania terkena sanksi skorsing 2 tahun. Suporter fanatik tim berlogo kepala singa tersebut tak boleh mengenakan atributnya di even resmi PSSI di seluruh stadion di Indonesia selama 2 tahun.

Nah, untuk memperingati acara itu, Aremania menggelar pertemuan di Kalipare, Kabupaten Malang, kemarin. Dalam pertemuan tersebut disepakati, Aremania harus lebih dewasa dalam menyikapi hasil pertandingan. Semua korwil diharapkan mampu meredam emosinya jika Arema menelan hasil buruk di kandang. "Kami memang menginginkan Arema menang di kandang. Tapi, kalau Arema kalah, Aremania harus bisa berpikir jernih. Sehingga kerusuhan tak terjadi," kata Ahmad Ghozali, Aremania Korwil Klayatan.

Menurut pria yang akrab disapa AK tersebut, sekitar 100 Aremania yang hadir dalam pertemuan tersebut sepakat bahwa kerusuhan harus dihilangkan dari sepak bola di Indonesia. Sedangkan dari perwakilan manajemen tampak hadir Ketua Panpel Arema Muhammad Muklis. Selain itu, juga tampak hadir Sekkota Malang Bambang Dharmawan Suyono.

Selain refleksi 1 tahun peristiwa di Kediri, pertemuan itu juga membahas mengenai masalah persiapan Arema menghadapi putaran kedua Indonesia Super League (ISL). Aremania bersepakat bahwa semua persiapan tim diserahkan sepenuhnya kepada manajemen. "Aremania menyadari kesulitan-kesulitan yang dihadapi manajemen," terang Ahmad.

Sementara itu, Muklis mengharapkan agar kerusuhan-kerusuhan tak terjadi lagi dalam pertandingan home atau pertandingan yang melibatkan Arema. Dia berharap agar kerusuhan pada 13 September saat Arema dikalahkan PKT Bontang 1-2 di Stadion Kanjuruhan tak terulang lagi. Sebab kerusuhan akan menyebabkan Arema ataupun Aremania rugi.

This entry was posted on Minggu, 11 Januari 2009 at 21.47 . You can follow any responses to this entry through the comments feed .

0 komentar

Posting Komentar

  © Blogger template 'Blissful View' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP